cinchy-logo

Cinchy Blog / Pura Blanjong di Sanur: Sejarah, Daya Tarik, & Tiket Masuk

Pura Blanjong di Sanur: Sejarah, Daya Tarik, & Tiket Masuk

Diterbitkan: 07 Jan 2026

blog-author-cinchy-team.png

By Syahrial Maulana Sudarto

Travel Enthusiast

credit: Google Maps - Pura Blanjong | Shot by Paulo Gustavo

Book Your Ride in Just 1 Minute!

Gratis Pembatalan

Dukungan 24/7

Asuransi

Tanggal Mulai - Tanggal Selesai

Waktu Mulai

-- : -- --

Waktu Selesai

-- : -- --

Durasi

0 Hari

DAFTAR ISI

Bali selama ini dikenal luas dengan pantainya yang indah, spot selancar kelas dunia, serta kehidupan malam yang semarak. Namun di balik pesona pesisir tersebut, Bali juga menyimpan lapisan sejarah yang dalam dan sering kali luput dari perhatian wisatawan.

Salah satu jendela terbaik untuk menelusuri masa lalu Bali dapat Anda temukan di Pura Blanjong, sebuah pura yang sederhana secara fisik, namun sangat bernilai dari sisi sejarah, yang terletak di kawasan selatan Sanur.

Bagi Anda yang menyukai wisata budaya dan pengalaman yang bermakna, Pura Blanjong bukan sekadar tempat singgah untuk berfoto. Pura ini adalah titik temu antara sejarah, spiritualitas, dan tradisi lokal Bali yang berpadu secara tenang namun sarat makna.

Cara Tercepat Memesan Motor di Bali

Hanya 1 Menit. Reservasi Dijamin.

banner-image-mobile

Gunakan Kode Promo: EARLY5 Diskon 5% dengan memesan 1 bulan sebelumnya

Apa Itu Pura Blanjong?

pura-blanjong

Terletak di wilayah selatan Sanur, Pura Blanjong (secara resmi dikenal sebagai Pura Dalem Blanjong) merupakan pura Hindu berukuran kecil, tetapi memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah Bali.

Jika Bali terkenal dengan pura-pura besar seperti Pura Besakih, maka Pura Blanjong justru dihormati karena alasan yang berbeda, yaitu keberadaan Prasasti Blanjong.

Prasasti ini ditemukan pada tahun 1932 dan diperkirakan berasal dari tahun 914 Masehi. Hingga kini, prasasti tersebut diakui sebagai artefak tertulis tertua di Bali yang secara jelas menyebutkan nama seorang raja, yaitu Sri Kesari Warmadewa.

Bagi para pencinta sejarah, temuan ini sangat penting karena menandai awal mula sejarah tertulis di Pulau Bali.

Selain nilai arkeologinya, Pura Blanjong juga memiliki fungsi spiritual yang kuat. Pura ini mencerminkan perpaduan awal ajaran Shiva dan Buddha, yang menunjukkan bahwa spiritualitas masyarakat Bali telah berkembang secara kompleks dan inklusif sejak lebih dari seribu tahun lalu.

Tiket Masuk Pura Blanjong

Salah satu hal menarik dari mengunjungi Pura Blanjong adalah aksesnya yang sangat terbuka untuk umum.

Saat ini, tidak ada tiket masuk wajib untuk berkunjung ke pura ini.

Meski demikian, seperti kebanyakan pura di Bali, pengunjung sangat dianjurkan untuk memberikan donasi sukarela sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap perawatan area pura. 

Biasanya Anda akan menemukan kotak donasi atau buku tamu di area pintu masuk. Donasi sebesar Rp10.000–Rp20.000 sudah dianggap cukup dan sopan.

Perlu diingat, karena Pura Blanjong merupakan tempat suci, pengunjung diwajibkan mengenakan kamen (sarong) dan selendang. Jika Anda tidak membawanya, biasanya tersedia sarong pinjaman di area masuk pura.

Untuk memastikan kunjungan Anda tetap sopan dan sesuai adat, silakan baca panduan lengkapnya di artikel berikut: Panduan Etika Mengunjungi Pura di Bali untuk Wisatawan.

Lokasi, Jam Operasional, dan Cara Menuju Pura Blanjong

Lokasi & Jam Operasional

Pura Blanjong berlokasi di kawasan Sanur bagian selatan dengan alamat berikut:

Jl. Danau Poso Pura Blanjong No. 80227, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Bali.

Secara umum, pura ini dapat dikunjungi setiap hari dengan jam operasional: Pukul 06.00 – 18.00 WITA

Pada saat upacara besar berlangsung, akses ke beberapa area dalam pura mungkin dibatasi. Namun area prasasti biasanya tetap dapat dilihat oleh pengunjung.

Cara Menuju Pura Blanjong

Akses menuju Sanur relatif mudah, meskipun lalu lintas Bali terkadang sulit diprediksi. Berikut gambaran jarak dan estimasi waktu tempuh menuju Pura Blanjong:

Dari Area

Perkiraan Jarak

Estimasi Waktu

Rute Utama

Bandara Ngurah Rai

13–16 km

20–30 menit

Tol Bali Mandara

Kuta

13–16 km

30–40 menit

Jl. Bypass Ngurah Rai

Seminyak

15 km

35–45 menit

Jl. Sunset Road

Ubud

21–24 km

45–60 menit

Jl. Raya Singapadu

Denpasar

6–8 km

15–20 menit

Jalan kota

Tips: Saat Anda tiba di Jalan Danau Poso, jangan hanya fokus pada gerbang utama pura. Prasasti Blanjong berada di sebuah gang kecil sekitar 10–15 meter di sebelah kiri bangunan utama pura, dan dilindungi dalam paviliun kaca.

Sejarah Pura Blanjong

credit:-google-maps---pura-blanjong-|-shot-by-noriyuki-aqqwd-(s)

credit: Google Maps - Pura Blanjong | Shot by noriyuki aqqwd (s)

Sejarah Pura Blanjong tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Prasasti Blanjong.

1. Prasasti Blanjong (914 M)

Prasasti ini berbentuk pilar batu silinder yang dikenal sebagai Jaya Stamba atau tugu kemenangan. Prasasti tersebut didirikan pada 4 Februari 914 M (Tahun Saka 835).

Isinya mengenang kemenangan militer Sri Kesari Warmadewa atas musuh-musuhnya di wilayah Gurun dan Swal, yang diyakini merujuk pada Nusa Penida dan Ketewel.

Secara historis, prasasti ini sangat penting karena menjadi catatan tertulis pertama yang menyebut Bali dengan nama “Walidwipa.”

2. Makna Linguistik dan Budaya

Sistem penulisan silang pada prasasti ini menunjukkan adanya hubungan internasional Bali pada abad ke-10.

Selain itu, prasasti ini juga mencerminkan perpaduan ajaran Shiva-Buddha, karena Sri Kesari Warmadewa dipercaya sebagai penguasa beragama Buddha yang memerintah masyarakat dengan pengaruh Hindu yang kuat.

3. Asal-Usul Nama dan Cerita Rakyat

Nama Blanjong diyakini berasal dari kata belahan (pecahan) dan ngenjung (perahu nelayan).

Cerita rakyat setempat mengisahkan adanya kapal yang karam di pesisir Sanur, dan pura ini dibangun di lokasi tempat pecahan kapal tersebut terdampar, menambah unsur legenda dalam sejarah Pura Blanjong.

4. Temuan Arkeologis

Penggalian pada tahun 1932 juga menemukan sejumlah artefak kuno lainnya, seperti Arca Ganesha, Lingga-Yoni, serta patung hewan yang melambangkan figur suci dalam kepercayaan Hindu.

Sebagai referensi tambahan untuk wisata spiritual di Bali, Anda juga dapat membaca artikel-artikel berikut:

10 Pura Terkenal di Bali: Destinasi Wisata Spiritual Terbaik

8 Pura di Sanur Bali yang Wajib Dijelajahi

5 Pura Air Suci di Bali yang Menawan

4 Pura di Seminyak Bali untuk Eksplorasi Budaya

Pura Petitenget: Sejarah, Daya Tarik, & Harga Tiket

Pura Luhur Uluwatu: Harga Tiket, Daya Tarik, Waktu Kunjungan Terbaiknya

Apa yang Bisa Dilihat di Pura Blanjong?

credit:-google-maps---pura-blanjong-|-shot-by-paulo-gustavo

credit: Google Maps - Pura Blanjong | Shot by Paulo Gustavo

Saat memasuki area Pura Blanjong, ada beberapa hal menarik yang patut Anda perhatikan:

1. Prasasti Blanjong

Pilar setinggi sekitar 1,77 meter ini disimpan dalam paviliun kaca dan menjadi daya tarik utama Pura Blanjong sekaligus fondasi penting dalam sejarah Bali.

2. Patung dan Relik Kuno

Anda dapat melihat Arca Ganesha, patung Nandini, serta lingga yang masih terawat dengan baik dan memberikan gambaran praktik keagamaan Bali kuno.

3. Arsitektur Tradisional

Meski sebagian bangunan tergolong lebih baru, arsitektur pura tetap menampilkan gaya khas Sanur, dengan ukiran batu yang detail dan sebuah candi setinggi kurang lebih 4,35 meter.

4. Suasana Spiritual yang Tenang

Berbeda dari pura-pura wisata yang ramai, Pura Blanjong menawarkan suasana yang hening dan reflektif. 

Tidak jarang Anda akan melihat warga lokal melakukan persembahyangan harian, memberikan nuansa autentik selama berkunjung.

Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Pura Blanjong

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pura Blanjong adalah pagi hari, saat suasana masih sepi dan udara terasa lebih sejuk, atau sore hari ketika suhu mulai turun dan cahaya alami mempercantik detail situs bersejarah ini.

Agar kunjungan Anda di Sanur lebih maksimal, kebebasan bergerak tentu menjadi faktor penting. 

Jalanan di Sanur memang menawan, namun cenderung sempit, sehingga menggunakan motor menjadi pilihan paling praktis.

scooter-rental-in-cinchy

Jika Anda mencari rental motor terpercaya di Bali, Cinchy sangat layak dipertimbangkan.

Salah satu keunggulan utamanya adalah layanan antar-jemput gratis di bandara. Jadi, Anda tidak perlu repot tawar-menawar transportasi saat baru mendarat; motor Anda akan langsung diantarkan ke sana.

Mengapa memilih Cinchy?

  • Motor Terawat dan Aman: Setiap unit diservis secara rutin untuk memastikan keamanan Anda di jalan.

  • Harga Kompetitif: Cinchy menawarkan tarif fleksibel, baik untuk harian maupun bulanan.

  • Layanan 24/7: Jika Anda butuh bantuan kapan pun, layanan pelanggan mereka tersedia sepanjang waktu.

Harga Sewa Motor di Cinchy:

Tipe Motor

Harian

Mingguan

Bulanan

Compact (Scoopy, Fazzio, Vario)

Rp95.000

Rp80.000/hari

Rp50.000/hari

Comfort (NMAX, PCX)

Rp155.000

Rp125.000/hari

Rp80.000/hari

Saat menyewa dari Cinchy, Anda tidak hanya mendapatkan motor, tapi juga paket keselamatan lengkap:

  • Helm berkualitas (tersedia ukuran anak jika Anda membutuhkannya).

  • Hair net sekali pakai untuk kebersihan.

  • Phone holder untuk memudahkan navigasi GPS menuju Pura Blanjong.

  • Jas hujan untuk mengantisipasi hujan tropis Bali yang tiba-tiba.

Mengunjungi Pura Blanjong adalah perjalanan menelusuri masa lalu Bali, dan motor dari Cinchy memastikan perjalanan tersebut berjalan lancar sekaligus berkesan.

👉 Pesan motor Anda sekarang melalui Cinchy dan nikmati pengalaman liburan di Bali yang lebih praktis, aman, dan nyaman!

logo-whatsapp-cinchy.life-rental-bali-motor
1
logo-cinchy

Jl. Plawa No.50, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

logo-callcenter

CALL US 24/7

(+62-851-7424-6249)

Tersalin!

tower-mobile

Partner Pembayaran

visa
mastercard
bca
xendit

© 2026 HAK CIPTA CINCHY.