scroll for more! ⟶
Cinchy Blog / 19 Air Terjun Terbaik di Bali + Maps [Update Desember 2025]
19 Air Terjun Terbaik di Bali + Maps [Update Desember 2025]
Diterbitkan: 21 Oct 2024
By Cinchy Team
Travel Enthusiast

Book Your Ride in Just 1 Minute!
Gratis Pembatalan
Dukungan 24/7
Asuransi
Tanggal Mulai - Tanggal Selesai
Waktu Mulai
-- : -- --
Waktu Selesai
-- : -- --
Durasi
0 Hari
Bali adalah surga tersembunyi bagi pecinta air terjun, menawarkan keindahan air terjun yang memukau di tengah suasana alam yang asri dan sejuk.
Air terjun di Bali memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan tempat lain, dengan keindahan alam yang menawan, kolam-kolam alami yang jernih, serta akses yang cukup mudah untuk dijangkau.
Berbagai wisata air terjun di Bali menjadi daya tarik utama bagi para petualang yang ingin merasakan kesejukan dan keindahan alam. Bali adalah destinasi ideal untuk mengunjungi air terjun yang memukau.
Keunikan Air Terjun di Bali
Air terjun di Bali memiliki pesona yang unik dan memukau, menjadikannya salah satu air terjun terbaik di Indonesia.
Dengan air yang jernih dan dingin, pengunjung dapat merasakan kesegaran luar biasa, terutama saat berenang di kolam air terjun.
Setiap air terjun di Bali dikelilingi oleh pepohonan rimbun dan bebatuan besar, menciptakan suasana alam yang asri dan damai.
Pemandangan air terjun yang indah, serta aliran air yang deras, memberikan pengalaman yang menenangkan. Bagi pecinta alam, wisata air terjun di Bali adalah rekomendasi yang wajib dikunjungi saat liburan di pulau ini.
Baca Juga:
Suwat Waterfall, Surga Tersembunyi di Bali yang Wajib Dikunjungi
19 Daftar Air Terjun Terbaik di Bali
Bali adalah salah satu wilayah yang menyajikan banyak keindahan alam yang memanjakan mata. Berikut 19 daftar air terjun yang bisa Anda nikmati saat berkunjung ke Bali:
1. Air Terjun Gitgit

Air Terjun Gitgit, yang terletak di Kabupaten Buleleng, adalah salah satu air terjun terbaik di Bali. Mudah diakses dari Jalan Raya Bedugul-Singaraja, air terjun ini dikelilingi hutan tropis lebat yang menciptakan suasana sejuk dan damai.
Dengan ketinggian sekitar 35 meter, air terjun ini memiliki debit air yang cukup deras, menjadikannya salah satu yang tertinggi di Bali.
Tempat ini wajib dikunjungi bagi mereka yang ingin menikmati keindahan air terjun dalam suasana alam yang masih asli, dan perjalanan menuju lokasi ini pun sangat mempesona.
2. Air Terjun Sekumpul

Air Terjun Sekumpul di Singaraja adalah rekomendasi wisata unggulan di Bali. Terletak di Desa Sekumpul, tempat ini memiliki tujuh air terjun yang menyatu menciptakan pemandangan air yang luar biasa.
Jalur trekking menuju air terjun ini cukup menantang, melewati hutan tropis yang lebat, memberikan pengalaman seru bagi penggemar trekking.
Kolam di bawah air terjun juga sangat menggoda untuk berenang. Dengan airnya yang jernih dan aliran air terjun yang megah, tempat ini adalah surga air terjun di Bali yang wajib dikunjungi.
3. Air Terjun Tibumana

Air Terjun Tibumana, yang terletak di Bangli, adalah wisata air terjun yang direkomendasikan karena suasananya yang tenang dan tersembunyi. Tempat ini menawarkan keindahan alam tropis yang damai, dikelilingi hutan hujan yang rimbun.
Jalur menuju air terjun cukup mudah diakses, dan kolam di bawahnya dengan air yang jernih sangat sempurna untuk berenang mencari kesegaran.
Aliran airnya yang lembut dan tenang menjadikannya salah satu air terjun unik yang harus dikunjungi saat liburan di Bali.
4. Air Terjun Tegenungan

Tegenungan adalah air terjun besar yang paling dekat dengan kawasan wisata populer Ubud dan Sanur. Air terjun ini lebar dengan aliran yang deras serta akses yang sangat mudah. Karena lokasinya tersebut, tempat ini bisa menjadi sangat ramai. Kawasannya telah dikembangkan dengan berbagai spot foto, ayunan, dan bahkan sebuah klub di bagian atasnya.
Anda bisa berenang di dekat air terjun, tetapi berhati-hatilah dengan arusnya yang kuat. Jika baru saja turun hujan, airnya bisa berubah menjadi cokelat, namun di hari yang cerah, airnya sangat menyegarkan. Ini adalah tempat yang seru dan hidup dengan fasilitas lengkap seperti ruang ganti dan kafe. Jika Anda menginap di wilayah selatan, tempat ini adalah tujuan perjalanan sehari (day trip) yang mudah. Anda bisa mengikuti panduan rute motor dari Seminyak ke Ubud untuk sampai ke sini dengan mudah.
5. Air Terjun Aling-Aling

Air Terjun Aling-Aling di Buleleng menawarkan pemandangan eksotis dengan air terjun bertingkat yang jatuh dari ketinggian.
Salah satu daya tarik utamanya adalah kolam alami di bawahnya, tempat yang sempurna bagi wisatawan untuk melompat dan berenang di air yang jernih. Suasana alaminya menjadikan tempat ini destinasi ideal untuk berenang sambil menikmati keindahan air terjun di tengah hutan tropis.
6. Air Terjun Banyumala

Air Terjun Kembar Banyumala sering disebut sebagai salah satu air terjun terindah di Bali. Seperti namanya, air terbelah menjadi dua aliran utama yang mengalir menuruni dinding tebing yang hijau oleh tanaman. Kolam di bawahnya besar, jernih, dan sangat dingin, sangat pas untuk berenang menyegarkan diri.
Lokasinya ada di Bali Utara, dekat Danau Buyan dan Tamblingan. Jalan turunnya bisa agak licin, tapi pemandangannya sangat sepadan. Rasanya seperti surga tersembunyi karena dikelilingi hutan lebat. Jika Anda berencana menginap di area ini, Anda mungkin ingin melihat kawasan terbaik untuk menginap di Bali bagi pemula untuk menemukan akomodasi terdekat.
7. Air Terjun Leke Leke

Leke Leke adalah air terjun yang damai di wilayah tengah Tabanan. Jalur menuju ke sana sangat cantik, dengan jembatan bambu dan taman yang terawat. Air terjunnya sendiri berupa aliran sempit yang jatuh ke kolam kecil yang dangkal.
Rasanya sangat privat dan terpencil dibandingkan air terjun besar seperti Tegenungan. Ini adalah tempat singgah yang tepat jika Anda menuju ke arah utara menuju Bedugul. Suasananya tenang dan romantis, cocok untuk pasangan. Jika Anda menjelajahi area ini, pastikan Anda mengetahui rutenya dengan baik.
8. Air Terjun Munduk

Juga dikenal sebagai Air Terjun Munduk atau Red Coral Waterfall, ini adalah salah satu dari beberapa air terjun di area trekking Munduk. Air mengalir di atas bebatuan berwarna cokelat kemerahan, yang menjadi asal nama julukannya. Ini adalah air terjun tunggal yang kuat, tersembunyi di antara vegetasi hijau yang subur.
Anda bisa mencapainya dengan berjalan kaki dari desa Munduk. Perjalanan ini akan membawa Anda melewati perkebunan lokal yang menanam cengkih, kopi, dan kakao. Ini cara yang bagus untuk melihat pertanian lokal sambil menikmati alam. Udara di sini segar dan sejuk, istirahat yang menyenangkan dari panasnya daerah pesisir. Untuk pengalaman budaya yang berbeda, cek artikel tentang Galungan dan Kuningan di Bali untuk melihat bagaimana penduduk setempat merayakan tradisi mereka.
9. Air Terjun Nungnung

Bagi mereka yang suka tantangan, Air Terjun Nungnung wajib dikunjungi. Terletak tinggi di pegunungan dekat desa Pelaga, air terjun ini sangat kuat dan tinggi, jatuh sekitar 50 meter. Suara deburan airnya sangat keras dan menciptakan kabut yang mendinginkan seluruh area.
Untuk mencapainya, Anda harus menuruni sekitar 500 anak tangga. Jalan turunnya baik-baik saja, tapi naik kembali adalah olahraga yang sesungguhnya! Kolam di bawahnya bisa dipakai berenang, tapi airnya sangat dingin. Ini adalah salah satu tempat terbaik untuk merasakan kekuatan alam yang sesungguhnya. Pastikan Anda nyaman mengendarai motor di jalan pegunungan yang berkelok untuk sampai ke sini. Jika Anda baru pertama kali membawa motor, bacalah etika parkir motor di Bali agar kendaraan Anda tetap aman.
10. Air Terjun Jembong

Air Terjun Jembong, berlokasi di Buleleng, adalah destinasi rekreasi keluarga yang populer. Terkenal karena aliran airnya yang lembut dan jernih, air terjun ini sangat cocok untuk berendam dan bersantai menikmati kesegaran alam.
Dikelilingi oleh hutan tropis, suasananya yang tenang membuatnya ideal untuk melepas penat.
Sebagai salah satu air terjun di Bali, Jembong memberikan pengalaman yang menyenangkan dan aman bagi semua kalangan, terutama mereka yang mencari tempat rekreasi alami di Bali.
11. Air Terjun Gembleng

Air Terjun Gembleng adalah permata tersembunyi yang terletak di area Sidemen, Bali Timur. Tidak seperti air terjun lain di mana Anda harus mendaki jauh ke dalam ngarai, Gembleng menawarkan pemandangan menakjubkan dari atas. Daya tarik utamanya adalah kolam batu alami yang terlihat seperti infinity pool. Anda bisa duduk di dalam air dan memandang hutan hijau serta sawah di bawahnya.
Jalan naiknya pendek tapi curam, dengan tangga yang membawa Anda langsung ke kolam-kolam tersebut. Ini bukan air terjun besar untuk berenang, tapi sempurna untuk bersantai dan berfoto. Karena ini adalah tempat suci bagi penduduk setempat, harap bersikap sopan. Tidak ada tiket masuk tetap, tetapi donasi diharapkan untuk membantu menjaga area tersebut.
12. Air Terjun Golden Valley

Tersembunyi di pegunungan sejuk Munduk, Air Terjun Golden Valley adalah tempat damai yang dikelilingi alam. Air terjun ini tingginya sekitar 15 meter dan mengalir lembut ke kolam yang tenang. Yang membuat tempat ini istimewa adalah lokasinya yang tepat di sebelah kafe ramah lingkungan (eco-cafe). Anda bisa menikmati secangkir kopi Munduk lokal sambil memandangi air terjun.
Jalan menuju ke sini melewati perkebunan kopi dan cengkih, sehingga udaranya sangat harum. Ini tempat singgah yang bagus jika Anda menjelajahi wilayah Bali Utara yang lebih sejuk. Jika Anda ragu kapan harus berkunjung, cek panduan kami tentang waktu terbaik berkunjung ke Bali untuk menghindari hujan lebat yang bisa membuat jalan setapak menjadi licin.
13. Air Terjun Sumampan

Terletak di dekat Ubud, Air Terjun Sumampan adalah tempat unik yang sering dilewatkan wisatawan. Menariknya, air terjun ini terbentuk dari kebocoran saluran irigasi sawah. Seiring waktu, air mengikis jalur menuruni tebing batu. Penduduk setempat telah menambahkan pahatan batu yang indah di sepanjang sungai, membuatnya terlihat seperti situs kuno.
Jalan turunnya mudah dan membawa Anda melewati tanaman hijau yang rimbun. Arusnya bisa kuat, jadi berhati-hatilah jika Anda memutuskan untuk mendekati air. Ini adalah tempat yang tenang untuk melarikan diri dari keramaian pusat Ubud. Selagi di area ini, Anda mungkin juga ingin menjelajahi museum dan galeri seni di Bali untuk melihat lebih banyak seni Bali.
14. Air Terjun Tukad Cepung

Tukad Cepung adalah salah satu air terjun paling "Instagramable" di Bali. Lokasinya berada di dalam gua, yang membuatnya sangat unik. Jika Anda berkunjung pada pagi yang cerah, Anda mungkin melihat cahaya magis (ray of light) bersinar melalui celah di atas gua, menerangi kabut air.
Anda tidak bisa benar-benar berenang di sini, tapi bisa berjalan di air dangkal. Perjalanannya melibatkan berjalan menyusuri sungai dan di antara bebatuan besar, jadi pakailah sandal yang boleh basah. Lokasinya di Kabupaten Bangli, tidak terlalu jauh dari Ubud. Karena tempat ini populer, usahakan datang lebih awal untuk menghindari keramaian.
15. Air Terjun Banyu Wana Amertha

Jika Anda menginginkan hasil yang sepadan dengan pendakian Anda, Banyu Wana Amertha adalah pilihan tepat. Lokasi ini sebenarnya memiliki empat air terjun berbeda dalam satu area. Air terjun utamanya menyebar di dinding batu lebar yang tertutup tanaman, menciptakan tirai air yang sangat lembut dan fotogenik.
Ada juga "Spray Waterfall" di dekatnya yang jauh lebih kuat. Jalur pejalan kakinya terawat baik dan dipenuhi bunga warna-warni. Terletak di area Wanagiri, yang sering berkabut dan sejuk. Ini adalah pemberhentian fantastis jika Anda berkendara dari Bedugul ke pantai utara.
16. Air Terjun Suwat

Air Terjun Suwat adalah tempat tersembunyi yang asyik di Kabupaten Gianyar. Jalan menuju air terjun pendek dan mudah, melewati hutan bambu kecil. Fitur unik di sini adalah rakit bambu yang bisa digunakan pengunjung untuk mengapung di kolam demi foto yang bagus.
Ada juga tempat di belakang air terjun di mana Anda bisa melompat dari batu ke kolam yang dalam. Airnya sejuk dan biasanya jernih. Di dekat pintu masuk, ada tempat perlindungan kecil untuk tupai, yang menjadi bonus lucu. Ini tempat yang asyik untuk nongkrong selama beberapa jam. Setelahnya, Anda mungkin menikmati kunjungan ke Aloha Ubud Swing untuk lebih banyak kesempatan berfoto.
17. Air Terjun Taman Beji Griya

Taman Beji Griya unik karena utamanya merupakan situs spiritual untuk melukat, sebuah ritual pembersihan tradisional Bali. Terletak di dekat Sangeh, situs ini memiliki ngarai tersembunyi dan air terjun kembar.
Ritual di sini unik: di air terjun pertama, orang didorong untuk berteriak demi melepaskan emosi negatif, dan di yang kedua, tertawa keras untuk menyambut kegembiraan. Ini adalah pengalaman emosional dan spiritual yang kuat. Bahkan jika Anda tidak melakukan ritual penuh, ngarai dan pahatannya sangat indah untuk dilihat. Ingatlah untuk mengikuti etika masuk pura di Bali saat mengunjungi tempat sakral seperti ini.
18. Perosotan Air Lemukih (Lemukih Water Slide)

Terletak di desa Lemukih, dekat Sekumpul, ini adalah keajaiban alam yang murni menyenangkan. Ini bukan air terjun vertikal, melainkan permukaan batu landai yang dialiri air. Batuannya cukup halus sehingga Anda bisa meluncur ke bawah layaknya perosotan di taman bermain!
Ini adalah waterboom alami di tengah hutan. Anda bisa meluncur ke kolam di bawahnya. Terletak di area yang sangat indah dengan pemandangan sawah terasering. Ini adalah tambahan yang bagus jika Anda sudah mengunjungi Sekumpul.
19. Air Terjun Kanto Lampo

Kanto Lampo terkenal dengan undakan batunya. Air mengalir menuruni dinding batu yang bergerigi, menciptakan tirai air lebar yang indah. Airnya tidak dalam, jadi Anda bisa memanjat ke bebatuan dan duduk tepat di bawah aliran air.
Ini menjadikannya salah satu spot paling populer untuk foto karena Anda bisa berpose dengan nyaman di air terjun. Terletak di Kabupaten Gianyar dan sangat mudah dicapai dari tempat parkir. Bisa jadi ramai dengan orang yang antre untuk berfoto, tapi warga lokal yang ramah sering membantu mengatur antrean.
Tips Wisata ke Air Terjun di Bali
Saat merencanakan petualangan air terjun, Anda mungkin ingin menggabungkannya dengan aktivitas lain. Misalnya, setelah mengunjungi air terjun dekat Canggu atau Seminyak, Anda bisa bersantai di pantai-pantai di Canggu atau mengecek fasilitas dan daya tarik Pantai Petitenget.
Jika Anda mencari budaya, pertimbangkan untuk menjelajahi museum dan galeri seni di Canggu. Bagi mereka yang merencanakan acara di masa depan, lihat panduan kami tentang 10 ruang pameran terbaik di Bali 2026.
Keselamatan itu penting, terutama saat berkendara di malam hari atau di area sibuk. Baca tips keamanan kehidupan malam dan keramaian di Bali agar tetap aman. Selain itu, ada banyak hal terbaik yang dapat dilakukan di Bali selain hanya air terjun, mulai dari berselancar hingga mendaki gunung berapi.
Bagi digital nomad yang perlu tetap terhubung dan mobile, kami memiliki panduan tentang sewa motor untuk digital nomad di Bali. Dan jika Anda berbicara bahasa yang berbeda, jangan khawatir—cek cara menyewa motor di Bali menggunakan berbagai bahasa.
Cara Menuju Air Terjun di Bali
Berikut adalah rute terbaik yang bisa Anda tempuh jika ingin mengunjungi air terjun di Bali.
Air Terjun Sekumpul: Sekitar 76 km dari Denpasar, air terjun ini adalah satu dari tujuh air terjun di Buleleng dengan akses termudah. Namun, Anda masih perlu menyeberangi sungai dan melanjutkan perjalanan beberapa jam untuk mencapai lokasi.
Air Terjun Gitgit: Terletak di daerah pegunungan tak jauh dari pusat kota. Rute menuju lokasi berkelok-kelok dengan tanjakan dan turunan, namun jalannya sudah beraspal. Anda bisa menyewa motor atau mobil untuk sampai ke sini.
Air Terjun Tegenungan: Hanya 16 km dari Denpasar, air terjun ini bisa dicapai dalam 45 menit berkendara.
Air Terjun Aling-Aling: Terletak setengah jam dari Singaraja, air terjun ini mudah diakses.
Air Terjun Banyumala: Perjalanan 65 km dari Denpasar, melewati Danau Beratan dan Danau Buyan, menuju air terjun ini cukup menantang dengan medan curam.
Air Terjun Leke-Leke: Terletak 27 km atau 44 menit dari Tabanan, Anda bisa mencapainya dengan kendaraan pribadi atau sewaan.
Air Terjun Munduk: Dari Kuta, jaraknya sekitar 75 km atau 2,5 jam. Dari Bali Selatan, waktu tempuh mencapai sekitar 3 jam.
Air Terjun Nungnung: Terletak 44 km dari Denpasar, Anda bisa mencapainya dalam 1 jam 9 menit via Jalan Raya Pucak Mangu.
Air Terjun Jembong: Dari Denpasar, ikuti Jalan Raya Denpasar-Singaraja, lewati Bedugul, lalu belok kiri setelah 4 km dari Gitgit dan lanjutkan 4 km lagi sampai menemukan lokasi.
Air Terjun Gembleng: Terletak di Sidemen, Bali Timur, sekitar 45 km dari Ubud. Rutenya melewati sawah yang indah dan desa-desa kecil. Waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam tergantung kondisi lalu lintas.
Air Terjun Golden Valley: Terletak di pegunungan Munduk, sekitar 60 km dari Denpasar. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam melalui jalan pegunungan yang berkelok. Air terjun dapat diakses sepanjang tahun dengan berjalan kaki singkat melalui perkebunan kopi.
Air Terjun Sumampan: Terletak dekat Ubud, sekitar 20 km dengan waktu tempuh 30-40 menit. Air terjun terbentuk dari air irigasi yang mengalir di atas tebing batu. Akses mudah dengan sedikit pendakian menurun.
Air Terjun Tukad Cepung: Terletak di Kabupaten Bangli, sekitar 50 km dari Ubud. Air terjun berada di dalam gua, dapat diakses dengan berjalan kaki 45 menit hingga 1 jam dari area parkir. Paling baik dikunjungi di pagi hari untuk mendapatkan cahaya matahari yang optimal.
Air Terjun Banyu Wana Amertha: Terletak di area Wanagiri, sekitar 55 km dari Denpasar. Lokasi ini memiliki empat air terjun berbeda dengan pendakian yang cukup mudah melalui jalur yang terawat baik. Waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam.
Air Terjun Suwat: Terletak di Kabupaten Gianyar, sekitar 35 km dari Ubud. Berjalan kaki singkat dan mudah melewati hutan bambu, sekitar 20-30 menit dari area parkir. Memiliki rakit bambu unik untuk berfoto.
Air Terjun Taman Beji Griya: Terletak dekat Sangeh, sekitar 30 km dari Denpasar. Situs pembersihan spiritual dengan waktu tempuh 30 menit dari kota. Memiliki air terjun kembar dan ngarai sakral dengan pahatan tradisional.
Perosotan Air Lemukih: Terletak di desa Lemukih dekat Sekumpul, sekitar 80 km dari Denpasar. Perosotan air alami di permukaan batu halus, dapat diakses setelah pendakian sedang melewati sawah terasering. Waktu tempuh sekitar 2 jam.
Air Terjun Kanto Lampo: Terletak di Kabupaten Gianyar, sekitar 30 km dari Ubud. Terkenal dengan undakan batunya, mudah diakses dari tempat parkir dengan hanya 10-15 menit berjalan kaki. Sangat dekat dengan desa Kanto Lampo.
Menyusuri Keindahan Air Terjun di Bali
Bali menawarkan berbagai air terjun menakjubkan seperti Air Terjun Tegenungan, Gitgit, Nungnung, dan Sekumpul yang masing-masing memiliki pesonanya tersendiri.
Mengunjungi wisata air terjun ini memberikan pengalaman alam yang tak terlupakan.
Untuk menjelajahi keindahan air terjun di Bali dengan leluasa, sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi atau sewa motor di bali dari Cinchy.
Dengan menyewa motor, Anda dapat dengan mudah menjangkau lokasi-lokasi eksotis ini dan menikmati keindahan air terjun secara maksimal.
Jangan lewatkan petualangan seru ini dalam perjalanan Anda!
