scroll for more! ⟶
Cinchy Blog / Upacara Ngaben di Bali: Fakta Menarik & Etikanya
Upacara Ngaben di Bali: Fakta Menarik & Etikanya
Diterbitkan: 28 Aug 2025

By Syahrial Maulana Sudarto
Travel Enthusiast

TANGGAL PENJEMPUTAN - TANGGAL PENGEMBALIAN
WAKTU PENJEMPUTAN
-- : -- --
- 09:00 AM
- 09:30 AM
- 10:00 AM
- 10:30 AM
- 11:00 AM
- 11:30 AM
- 12:00 PM
- 12:30 PM
- 01:00 PM
- 01:30 PM
- 02:00 PM
- 02:30 PM
- 03:00 PM
- 03:30 PM
- 04:00 PM
- 04:30 PM
- 05:00 PM
- 05:30 PM
- 06:00 PM
- 06:30 PM
- 07:00 PM
- 07:30 PM
- 08:00 PM
- 08:30 PM
- 09:00 PM
WAKTU PENGEMBALIAN
-- : -- --
- 09:00 AM
- 09:30 AM
- 10:00 AM
- 10:30 AM
- 11:00 AM
- 11:30 AM
- 12:00 PM
- 12:30 PM
- 01:00 PM
- 01:30 PM
- 02:00 PM
- 02:30 PM
- 03:00 PM
- 03:30 PM
- 04:00 PM
- 04:30 PM
- 05:00 PM
- 05:30 PM
- 06:00 PM
- 06:30 PM
- 07:00 PM
- 07:30 PM
- 08:00 PM
- 08:30 PM
- 09:00 PM
DURASI
2 Hari
Bali lebih dari sekadar pantai yang memukau dan kehidupan malam yang semarak. Di balik deburan ombak dan hangatnya sinar matahari, Pulau Dewata menawarkan pengalaman spiritual yang mendalam, berakar dari tradisi Hindu-Bali yang unik.
Salah satu tradisi paling mendalam dan menarik yang mungkin Anda temui adalah upacara Ngaben di Bali, ritual kremasi yang tak ada duanya.
Bagi para wisatawan yang ingin memahami jiwa sejati pulau ini, menyaksikan Ngaben adalah pengalaman yang kuat dan tak terlupakan.
Tapi apa sebenarnya upacara megah ini? Dan bagaimana cara menyaksikannya dengan penuh rasa hormat?
Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang upacara kematian di Bali ini.
Apa itu Upacara Ngaben?
Pada intinya, Ngaben adalah ritual kremasi Hindu-Bali, yang juga dikenal sebagai Pitra Yadnya atau Pelebon.
Ini adalah upacara penting yang dirancang untuk melepaskan jiwa (atma) dari tubuh fana, memungkinkan jiwa untuk memulai perjalanannya ke alam berikutnya.
Tujuan utama dari upacara ini adalah untuk membantu jiwa mencapai Moksha, atau pembebasan dari siklus kelahiran dan kematian yang tak berkesudahan (samsara), atau untuk memfasilitasi perjalanan jiwanya menuju reinkarnasi.
Menurut kosmologi Bali, jiwa membutuhkan transisi yang tepat agar tidak terjebak oleh roh-roh jahat dari alam bawah.
Proses kremasi diyakini dapat menyucikan tubuh fisik dan membebaskan jiwa, memungkinkannya naik ke alam yang lebih tinggi.
Bagi keluarga, upacara Ngaben adalah tindakan penghormatan dan pengabdian terakhir, cara untuk menghormati orang yang telah meninggal sambil menjaga keharmonisan antara dunia yang terlihat (sekala) dan dunia yang tak terlihat (niskala).
Siklus Spiritual: Dari Kematian menuju Reinkarnasi

Landasan spiritual Ngaben sangat erat kaitannya dengan konsep karma dan reinkarnasi.
Dalam budaya Bali, kematian dan kelahiran kembali tidak dipandang sebagai sebuah akhir, melainkan sebagai siklus berkelanjutan dari pemurnian dan kemajuan spiritual.
Tindakan (karma) seseorang dalam hidupnya menentukan nasibnya di kehidupan selanjutnya.
Upacara Ngaben dianggap penting untuk memperlancar perjalanan spiritual jiwa, membimbingnya menuju masa depan yang lebih baik—entah itu kelahiran kembali atau pembebasan tertinggi.
Karena makna spiritual yang mendalam ini, waktu pelaksanaan upacara kematian di Bali cukup fleksibel.
Upacara dapat diadakan beberapa hari setelah kematian atau bahkan berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun kemudian.
Penundaan ini sering terjadi karena Ngaben yang lengkap merupakan usaha finansial dan logistik yang besar, dan keluarga sering kali menunggu untuk melaksanakannya bersama beberapa orang terkasih sekaligus dalam sebuah upacara kolektif yang megah.
Hari Pelaksanaan Upacara

Hari pelaksanaan upacara Ngaben merupakan tontonan luar biasa yang menampilkan semangat kebersamaan, ekspresi artistik, dan keyakinan yang mendalam.
Persiapan sering kali dimulai jauh sebelum acara utama.
Persiapan
Keluarga menugaskan pembangunan menara kremasi (Bade) dan wadah kremasi (patulangan), yang sering kali dibentuk menyerupai hewan mistis seperti lembu atau singa.
Struktur-struktur yang dihias ini bukan hanya sebagai wadah; mereka adalah simbol perjalanan terakhir jiwa.
Bade bisa menjadi struktur menara yang megah, terkadang setinggi beberapa lantai, dihiasi dengan warna-warna cerah dan ukiran yang rumit.
Prosesi
Pada hari upacara, jenazah orang yang meninggal dibersihkan, didandani dengan pakaian tradisional Bali—sering kali kain putih—dan dihiasi dengan sesajen simbolis.
Prosesinya adalah acara yang semarak, dipenuhi dengan suara ritmis musik gamelan beleganjur dan nyanyian energik dari masyarakat.
Saat prosesi bergerak melalui desa, Bade atau patulangan sering kali diputar sebanyak tiga kali di persimpangan jalan.
Tradisi ini diyakini dapat membingungkan roh-roh jahat yang mungkin mencoba mencegat perjalanan jiwa.
Kremasi
Setelah tiba di tempat kremasi, jenazah ditempatkan di dalam patulangan.
Saat para pendeta Bali (Pemangku) melantunkan doa dan memberikan berkat, api kremasi dinyalakan.
Api tersebut melahap tubuh fisik, sebuah tindakan simbolis untuk mengembalikannya ke lima elemen dasar: api, air, udara, tanah, dan eter.
Musik dan doa yang terus-menerus selama waktu ini membantu membimbing jiwa menuju tujuan akhirnya.
Ritual Terakhir
Setelah kremasi, biasanya sekitar 12 hari kemudian, keluarga mengumpulkan abu.
Dalam tindakan simbolis terakhir, abu ditempatkan di cangkang kelapa dan disebarkan di laut atau sungai terdekat, menyelesaikan pelepasan jiwa dan kembalinya ke alam.
Baca Juga:
Apa Itu Canang Sari, Sejarah, dan Fungsinya
Panduan Etika Mengunjungi Pura di Bali untuk Wisatawan
Apa Itu Melukat (Ritual Pembersihan Jiwa) di Bali?
Berapa Biaya Melukat di Bali? Ini Rinciannya!
Bagaimana Menyaksikan Upacara Ngaben dengan Penuh Rasa Hormat?

Jika Anda adalah seorang wisatawan di Bali dan kebetulan bertemu dengan upacara Ngaben, Anda sangat beruntung.
Ini adalah pandangan langka ke dalam jantung tradisi Hindu-Bali.
Namun, ingatlah bahwa ini adalah acara sakral dan duka bagi keluarga. Sangat penting untuk mendekatinya dengan rasa hormat.
1. Berpakaian Sopan
Berpakaianlah secara sopan, tutupi bahu dan lutut Anda. Sarung dan selendang (kamen dan saput) sangat dianjurkan dan dapat disewa atau dibeli dengan harga murah.
Hindari pakaian yang mencolok atau kasual seperti tank top, celana pendek, atau sandal jepit. Kenakan warna-warna netral untuk menunjukkan rasa hormat.
2. Jaga Jarak yang Sopan
Banyak upacara bersifat pribadi. Jika Anda cukup beruntung melihat upacara publik, saksikanlah dari jarak jauh.
Jangan mengganggu prosesi, menghalangi peserta, atau menghambat lalu lintas. Tetaplah berada di pinggir jalan dan jadilah pengamat yang tenang.
3. Minta Izin untuk Mengambil Foto
Meskipun ini adalah tontonan yang indah, ingatlah bahwa ini adalah ritual sakral, bukan pertunjukan wisata.
Jika Anda ingin mengambil foto, selalu minta izin terlebih dahulu. Bersikaplah bijaksana dan hindari penggunaan flash atau drone, karena dapat sangat mengganggu.
Perlakukan upacara Ngaben di Bali sebagai acara spiritual, bukan tontonan.
Hindari berbicara dengan keras, tertawa, atau perilaku apa pun yang mungkin dianggap tidak sopan.
Jika ragu, lebih baik bersikap tenang dan pendiam daripada bertindak tidak pantas.
Menyaksikan upacara Ngaben hanyalah satu dari banyak pengalaman tak terlupakan yang ditawarkan Bali.
Untuk menjelajahi pulau dan permata tersembunyi dengan kecepatan Anda sendiri, motor adalah cara paling nyaman untuk berkeliling.

Untuk pengalaman yang bebas repot, pertimbangkan menyewa dari Cinchy, layanan penyewaan motor tepercaya di Bali.
Semua motor mereka dalam kondisi prima dan diservis secara teratur, memastikan keselamatan Anda saat menjelajahi jalanan Bali.
Proses sewanya mudah, hanya membutuhkan beberapa dokumen seperti KTP, SIM C yang masih berlaku, tiket pulang-pergi, dan pemesanan hotel.
Cinchy menyediakan pengantaran dan penjemputan motor gratis di area Bali Selatan, dukungan pelanggan 24/7, dan perlengkapan gratis penting seperti helm, jaring rambut, dudukan telepon, dan jas hujan untuk mempersiapkan Anda menghadapi hujan tropis Bali yang tak terduga.
Baik Anda menuju ke sawah Tegalalang yang megah atau ingin menjelajahi desa-desa lokal di mana Anda mungkin menemukan upacara Ngaben, motor yang andal dari Cinchy akan membuat perjalanan Anda lancar dan menyenangkan.
Jangan sampai kehabisan, sewa motor dari Cinchy dengan klik tautan di bawah ini!
Siap untuk perjalanan Anda di Bali?
Pesan terlebih dahulu motor anda untuk kenyamanan pikiran. Cinchy menawarkan Pembatalan GRATIS 24 jam.
