

Jl. Plawa No.50, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
CALL US 24/7
(+62-851-7424-6249)
Tersalin!Partner Pembayaran
© 2026 HAK CIPTA CINCHY.
scroll for more! ⟶
Cinchy Blog / Bandara Ngurah Rai ke Ubud: Rute Umum & Jalur Pintas
Diterbitkan: 08 Aug 2026

By Syahrial Maulana Sudarto
Travel Enthusiast

Jawaban Cepat
“How can I go from Bali airport to Ubud by scooter?”
Traveling from Bali Airport to Ubud by scooter usually takes around 1.5–2.5 hours, depending on traffic, weather, and your exact destination in Ubud. The common route passes through Denpasar, Batubulan, Sukawati, and Mas, while alternative roads can sometimes help riders avoid congested sections and reach Ubud more efficiently.
Gratis Pembatalan
Dukungan 24/7
Asuransi
Tanggal Mulai - Tanggal Selesai
Waktu Mulai
Waktu Selesai
Durasi
0 Hari
Poin Penting:
Jarak melalui jalan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS) ke Ubud kurang lebih 35–40 kilometer, tergantung lokasi tempat Anda menginap di Ubud dan rute yang digunakan.
Jarak tersebut mungkin terlihat cukup dekat di peta, tetapi jangan berharap perjalanan hanya membutuhkan waktu 30–40 menit.
Bali tidak memiliki jalan bebas hambatan yang menghubungkan bandara secara langsung dengan Ubud.
Karena itu, sebagian besar perjalanan berlangsung melalui jalan perkotaan dan jalan lokal yang cukup padat.
Dalam kondisi lalu lintas yang relatif lancar, perjalanan dapat ditempuh sekitar 75–90 menit. Namun, pada jam-jam sibuk, perjalanan yang sama bisa memakan waktu dua jam atau lebih.
Periode sore menjelang malam, khususnya sekitar pukul 16.00–19.00, termasuk waktu yang perlu diwaspadai karena lalu lintas menuju kawasan Ubud dapat menjadi lebih padat.
Bagi Anda yang menggunakan motor, perbedaan waktu ini cukup penting. Rute yang terlihat sedikit lebih panjang di Google Maps bisa saja justru lebih cepat karena menghindari titik kemacetan utama.
Rute umum dari Bandara Ngurah Rai ke Ubud biasanya mengarah ke utara dari area bandara, melewati kawasan Bali Selatan sebelum berlanjut menuju Gianyar dan Ubud.
Jalan yang digunakan bisa berubah tergantung kondisi lalu lintas, tetapi secara umum rutenya adalah:
Jika Anda masih ragu tentang langkah selanjutnya, jangan khawatir — kami siap membantu menjawab semua pertanyaan dan kekhawatiran Anda.
The road distance is approximately 35–40 km, depending on your destination in Ubud and the route selected. The journey usually takes around 1.5–2.5 hours, although heavy traffic can make it longer.
The most common route generally follows Bypass Ngurah Rai → Denpasar → Batubulan → Sukawati → Mas → Ubud. The exact roads may change depending on current traffic conditions.
There is no single shortcut that is always faster. Alternative routes around the Ida Bagus Mantra Bypass and Gianyar can help bypass congested sections of the common route when traffic is particularly heavy.
Yes. Cinchy offers free scooter delivery and pickup at I Gusti Ngurah Rai International Airport, allowing you to arrange your scooter before your trip and receive it at the airport.
For everyday riding, Cinchy's Compact category includes Honda Scoopy, Yamaha Fazzio, and Honda Vario. If you prefer a larger scooter for longer journeys, the Comfort category includes Yamaha NMAX and Honda PCX.
Bandara Ngurah Rai → Bypass Ngurah Rai → Denpasar → Batubulan → Sukawati → Mas → Ubud
Rute inilah yang kemungkinan besar akan Anda lihat ketika mencari petunjuk arah dari bandara menuju pusat Ubud.
Setelah meninggalkan area bandara, rute akan terhubung dengan Jalan Bypass Ngurah Rai, salah satu jalan utama yang melayani kawasan Bali Selatan.
Bagian perjalanan ini relatif mudah dilalui ketika lalu lintas sedang lancar. Namun, kepadatan kendaraan dapat mulai meningkat ketika Anda mendekati kawasan Denpasar.
Bagi pengendara motor, Anda juga perlu mulai lebih waspada terhadap perpindahan jalur dan kendaraan di sekitar. Jalan ini dapat cukup ramai, terutama saat jam sibuk.
Dari kawasan Bali Selatan, rute umum kemudian berlanjut menuju Denpasar.
Bagian ini sering menjadi salah satu bagian perjalanan yang kurang nyaman karena Anda akan melewati kawasan yang lebih padat dan berkembang dibandingkan suasana Ubud yang lebih tenang.
Lampu lalu lintas, persimpangan, kendaraan lokal, serta banyaknya motor dapat membuat kecepatan rata-rata jauh lebih rendah dari perkiraan.
Jika Google Maps menunjukkan adanya kemacetan cukup parah di bagian ini, inilah saat yang tepat untuk mulai mempertimbangkan rute alternatif.
Setelah melewati Denpasar, rute berlanjut ke arah utara menuju Batubulan.
Batubulan menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karena suasana di sekitarnya mulai berubah dari kawasan perkotaan menuju wilayah Gianyar.
Namun, bukan berarti jalan otomatis menjadi sepi. Lalu lintas masih bisa cukup padat, terutama ketika banyak wisatawan sedang menuju Ubud dalam waktu yang bersamaan.
Dari Batubulan, rute umum berlanjut menuju Sukawati, kawasan yang dikenal dengan pasar tradisional dan seni lokalnya.
Bagian ini membawa Anda semakin dekat ke Ubud, tetapi kondisi lalu lintas masih bisa berubah-ubah secara signifikan.
Jika Anda mengendarai motor, perhatikan terus aplikasi navigasi daripada berasumsi bahwa jalan utama selalu menjadi pilihan tercepat. Menempuh beberapa kilometer tambahan melalui jalan yang lebih lancar terkadang lebih baik daripada terjebak dalam lalu lintas yang bergerak sangat lambat.
Rute kemudian berlanjut menuju Mas, sebuah desa di sebelah selatan pusat Ubud yang dikenal antara lain dengan tradisi seni ukir kayunya.
Dari sini, Anda sudah semakin dekat dengan Ubud.
Pemandangan jalan juga mulai lebih mencerminkan suasana Bali yang banyak dibayangkan wisatawan—mulai dari permukiman lokal, pura, toko-toko kecil, persawahan, hingga jalan yang lebih sempit, menggantikan suasana perkotaan di sekitar Denpasar.
Dari Mas, lanjutkan perjalanan ke arah utara menuju pusat Ubud.
Rute terakhir akan bergantung pada lokasi akomodasi Anda.
Ubud bukanlah satu titik yang kecil, sehingga hotel di sekitar Monkey Forest, Ubud Palace, Sayan, Penestanan, atau kawasan Ubud bagian utara bisa membutuhkan belokan terakhir yang berbeda.
Karena itu, lokasi tujuan yang Anda masukkan ke aplikasi navigasi sangat penting. Dua wisatawan yang sama-sama mengatakan ingin pergi ke Ubud bisa mendapatkan rute yang cukup berbeda berdasarkan lokasi akomodasi masing-masing.
Rute umum belum tentu menjadi rute tercepat sepanjang hari.
Kondisi lalu lintas di Bali sangat dinamis. Jalan yang dapat ditempuh dalam 20 menit pada pagi hari bisa berubah menjadi sangat padat pada sore hari. Hujan, pekerjaan jalan, kecelakaan, upacara adat, dan penutupan jalan sementara juga dapat memengaruhi waktu perjalanan.
Informasi rute terkini menunjukkan perjalanan Bandara Ngurah Rai–Ubud umumnya berada di kisaran 75–120 menit, dengan waktu yang bisa lebih lama ketika kemacetan cukup parah.
Di sinilah jalur pintas dapat berguna.
Daripada menganggap jalur pintas sebagai satu jalan rahasia yang selalu lebih cepat, lebih tepat jika Anda melihatnya sebagai rute alternatif untuk melewati titik kemacetan tertentu.
Bagi pengendara motor, hal ini bisa sangat membantu karena motor terkadang dapat melewati jalan umum yang lebih kecil dan kurang praktis bagi kendaraan berukuran besar.
Namun, jangan memilih jalan hanya karena terlihat lebih pendek di peta. Pastikan jalan tersebut dapat dilalui umum, sesuai untuk motor, dan aman untuk dilewati.
Jalur pintas terbaik dari Bandara Ngurah Rai ke Ubud bergantung pada lokasi kemacetan yang sedang terjadi.
Alih-alih terus mengikuti rute utama melalui Denpasar hingga Ubud, pengendara motor terkadang dapat menggunakan jalan alternatif di sekitar Ida Bagus Mantra, Batubulan, Sukawati, dan Gianyar untuk melewati bagian jalan yang lebih lambat.
Tidak ada satu jalur pintas yang dijamin selalu lebih cepat setiap hari. Kondisi lalu lintas Bali dapat berubah dengan cepat. Karena itu, pendekatan yang paling berguna adalah memahami beberapa jalur alternatif dan mengecek kondisi lalu lintas sebelum mulai berkendara.
Salah satu alternatif utama yang dapat dipertimbangkan adalah menggunakan Bypass Ida Bagus Mantra ketika jalan di sekitar pusat Denpasar mengalami kemacetan berat.
Daripada menghabiskan terlalu banyak waktu melewati kawasan Denpasar yang padat, rute ini dapat membawa Anda lebih ke arah timur sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan Gianyar.
Secara sederhana, rutenya adalah:
Bandara Ngurah Rai → Bypass Ngurah Rai → Bypass Ida Bagus Mantra → Gianyar → Ubud
Rute ini dapat menjadi pilihan ketika lalu lintas di sekitar Denpasar dan Batubulan sangat padat.
Namun, jalur ini tidak otomatis lebih pendek dibandingkan rute umum. Keuntungannya terletak pada menghindari kemacetan, bukan memangkas jumlah kilometer secara signifikan.
Bagi pengendara motor yang sudah terbiasa melakukan perjalanan jarak cukup jauh, rute ini dapat menjadi alternatif menarik ketika Google Maps menunjukkan adanya penundaan cukup panjang pada rute utama.
Pilihan lainnya adalah tetap berada di koridor rute utama, tetapi menggunakan jalan lokal alternatif di sekitar Batubulan dan Sukawati ketika jalan utama mulai mengalami kemacetan.
Arah perjalanannya tetap kurang lebih:
Bandara Ngurah Rai → Denpasar → Batubulan → Sukawati → Mas → Ubud
Namun, aplikasi navigasi bisa mengarahkan Anda melalui jalan penghubung yang lebih kecil untuk melewati persimpangan tertentu yang sedang padat.
Inilah salah satu alasan motor bisa menjadi pilihan praktis untuk menjelajahi Bali. Anda tidak harus terus berada di jalan terbesar sepanjang perjalanan.
Meski begitu, jangan mengikuti setiap jalur pintas secara membabi buta. Beberapa jalan bisa sempit, kurang familiar, minim penerangan, atau kurang cocok bagi pengendara yang belum terbiasa mengendarai motor di Bali.
Jika lalu lintas di jalur selatan menuju Ubud sedang sangat padat, alternatif lainnya adalah mendekati Ubud dari arah Gianyar.
Rute ini secara umum bergerak ke arah timur sebelum kemudian menuju utara ke Ubud:
Bandara Ngurah Rai → Bypass Ida Bagus Mantra → Gianyar → Ubud
Pilihan ini dapat masuk akal ketika jalur dari arah barat melalui Batubulan dan Sukawati sedang mengalami kemacetan parah.
Kekurangannya, rute ini bisa menambah jarak perjalanan. Karena itu, rute tersebut baru layak dipilih jika waktu yang dihemat karena menghindari kemacetan lebih besar daripada tambahan jarak yang harus ditempuh.
Baca Juga:
Rute umum biasanya menjadi pilihan paling sederhana ketika lalu lintas bergerak normal.
Jika Google Maps menunjukkan kemacetan berat di sekitar Denpasar, Batubulan, atau Sukawati, Anda dapat mempertimbangkan rute alternatif melalui koridor Ida Bagus Mantra.
Gunakan aturan sederhana berikut:
| Situasi Lalu Lintas | Route to Consider |
| Lalu lintas lancar | Rute umum melalui Denpasar–Batubulan–Sukawati |
| Lalu lintas sedang | Rute umum dengan alternatif jalan lokal |
| Denpasar sangat padat | Pertimbangkan Bypass Ida Bagus Mantra |
| Batubulan/Sukawati sangat padat | Periksa jalan lokal alternatif |
| Ada penutupan jalan | Ikuti pengalihan terbaru dari Google Maps |
| Hujan deras | Prioritaskan jalan yang lebih aman dan lebih lebar |
Ingat, aturan tersebut bukan patokan yang selalu berlaku. Periksa Google Maps sesaat sebelum berangkat, karena kondisi lalu lintas dapat berubah dalam hitungan menit.
Rute bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Berkendara dengan motor langsung setelah tiba di Bali juga membutuhkan sedikit persiapan.
Pastikan Anda membawa KTP dan dokumen berkendara yang sesuai untuk mengendarai motor di Indonesia.
SIM C merupakan dokumen penting untuk pengendara motor. Pastikan SIM Anda masih berlaku sebelum memulai perjalanan.
Membawa dokumen yang sesuai penting bukan hanya untuk memenuhi persyaratan berkendara, tetapi juga jika Anda menghadapi pemeriksaan lalu lintas atau perlu menggunakan perlindungan asuransi rental.
Motor jauh lebih mudah dikendalikan ketika Anda hanya membawa barang bawaan ringan.
Jika Anda membawa koper besar, ransel, dan barang lainnya, perjalanan dari bandara ke Ubud bisa terasa tidak nyaman dan bahkan memengaruhi kemampuan Anda mengendalikan motor.
Karena alasan tersebut, banyak wisatawan memilih mengatur rental dan pengantaran motor terlebih dahulu, lalu menggunakan motor ketika mereka sudah siap menjelajahi Bali.
Perjalanan dari Bandara Ngurah Rai ke Ubud dapat cukup melelahkan meskipun kondisi jalan sedang baik.
Jika Anda baru saja menyelesaikan penerbangan jarak jauh, pertimbangkan untuk beristirahat sebelum memulai perjalanan dengan motor selama 1,5–2,5 jam. Kelelahan dapat memengaruhi konsentrasi, reaksi, dan kemampuan mengambil keputusan saat berkendara.
Hal yang sama berlaku jika Anda tiba larut malam. Bagi pengendara yang baru pertama kali berkendara di Bali, mengenali kondisi jalan pada siang hari biasanya lebih mudah.

Memesan motor sebelum penerbangan dapat membuat proses kedatangan Anda jauh lebih praktis.
Daripada tiba di Bandara Ngurah Rai lalu menghabiskan waktu mencari tempat rental, Anda dapat mengatur rental lebih awal dan memilih lokasi tempat motor akan diantar.
Hal ini sangat berguna bagi wisatawan yang ingin langsung memulai itinerary Bali setelah tiba.
Cinchy berfokus untuk membuat proses rental motor lebih praktis bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Bali secara mandiri.
Cinchy menyediakan layanan delivery dan pickup motor gratis di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan seluruh area Seminyak, sehingga kedua lokasi tersebut bisa menjadi pilihan praktis untuk memulai perjalanan dengan motor.
Motor-motor yang tersedia juga dirawat secara rutin sebelum disewakan. Dengan begitu, Anda tidak perlu menghabiskan hari pertama di Bali untuk membandingkan berbagai tempat rental atau memeriksa kondisi motor satu per satu.
Keunggulan lainnya adalah tersedianya customer support 24/7. Jika Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan bantuan selama masa rental, Anda dapat menghubungi tim Cinchy kapan saja.
Cinchy membagi pilihan motornya menjadi dua kategori: Compact dan Comfort. Pilihan yang paling sesuai bergantung pada seberapa jauh Anda akan berkendara, tingkat kenyamanan yang diinginkan, dan budget Anda.
Kategori Compact cocok bagi Anda yang menginginkan motor yang mudah dikendarai untuk aktivitas sehari-hari di Bali.
Model yang tersedia meliputi:
Harga rental mulai dari:
Motor-motor ini bisa menjadi pilihan praktis untuk solo traveler atau pasangan yang terutama ingin menjelajahi Ubud, Seminyak, Canggu, dan area sekitarnya.
Untuk perjalanan yang lebih jauh atau Anda yang menginginkan motor dengan ukuran lebih besar, kategori Comfort mencakup:
Harga rental mulai dari:
Motor Comfort bisa menjadi pilihan yang lebih menarik jika itinerary Anda mencakup perjalanan yang lebih jauh di antara berbagai kawasan Bali.
Misalnya, jika perjalanan Anda mencakup Ubud, Kintamani, Canggu, Seminyak, dan Uluwatu, motor dengan ukuran lebih besar dapat memberikan kenyamanan lebih baik untuk perjalanan yang panjang.
Pesan motor Anda bersama Cinchy sebelum penerbangan, atur pickup atau delivery di bandara sesuai kebutuhan, lalu mulai menjelajahi Bali dengan lebih bebas sesuai itinerary Anda.