

Jl. Plawa No.50, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
CALL US 24/7
(+62-851-7424-6249)
Tersalin!Bantuan & Dukungan
Partner Pembayaran
© 2026 HAK CIPTA CINCHY.
scroll for more! ⟶
Cinchy Blog / Tari Tradisional Bali: 15 Tarian yang Wajib Ditonton & Tempat Menontonnya
Diterbitkan: 11 Feb 2026

By Ulfah Alifah
Travel Enthusiast

Gratis Pembatalan
Dukungan 24/7
Asuransi
Tanggal Mulai - Tanggal Selesai
Waktu Mulai
Waktu Selesai
Durasi
0 Hari
Bali sering disebut sebagai "Pulau Para Dewa." Namun di balik pantai-pantainya yang indah dan persawahan berpadu hijau, Bali memiliki jiwa yang berdetak mengikuti irama gamelan. Tari tradisional di sini bukan sekadar pertunjukan untuk wisatawan. Ini adalah cara hidup, bentuk doa, dan hubungan yang mendalam dengan sejarah.
Jika Anda berkunjung ke Bali, menonton tari tradisional adalah sesuatu yang tidak boleh dilewatkan. Kostumnya cerah dan penuh warna. Gerakannya tajam dan penuh energi. Mata para penari menceritakan kisah tanpa mengucapkan satu kata pun.
Baik Anda pengunjung pertama kali atau penduduk lokal yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang budaya Anda, panduan ini adalah untuk Anda. Kami akan mengeksplorasi jenis-jenis tarian dan 15 tarian terbaik yang harus Anda saksikan. Kami juga memberi tahu Anda dengan tepat ke mana harus pergi, berapa biayanya, dan kapan menonton.
Tari Bali tidak semuanya sama. Pada tahun 2015, UNESCO mengakui tiga genre tari tradisional Bali. Kategori-kategori ini membantu kami memahami tujuan setiap pertunjukan.
Ini adalah tarian paling suci. Biasanya Anda akan melihatnya di dalam bagian dalam candi (jeroan). Mereka dipentaskan untuk para dewa, bukan untuk penonton.
Tarian-tarian ini bersifat semi-sakral. Biasanya mereka dipentaskan di halaman tengah candi (jaba tengah). Mereka mengiringi ritual tetapi juga menghibur para penyembah.
Ini adalah tarian yang paling mungkin Anda lihat di atas panggung. Mereka dipentaskan di halaman luar (jaba sisi) atau teater khusus. Mereka dibuat untuk hiburan tetapi tetap mempertahankan keterampilan tinggi dan semangat seni Bali.
Berikut adalah daftar lengkap tarian Anda. Kami telah menyertakan tempat terbaik untuk melihatnya sehingga Anda dapat merencanakan itinerary Bali 4 hari 3 malam Anda.

Ini adalah tarian paling terkenal di Bali. Tidak ada instrumen musik. Sebaliknya, paduan suara 50 hingga 100 pria menyanyi "Cak-cak-cak" dalam irama yang seperti trance. Tarian ini menceritakan kisah Ramayana, di mana Pangeran Rama mencoba menyelamatkan istrinya Sita dari raja raksasa Rahwana. Puncaknya adalah adegan api di akhir.

Barong adalah makhluk seperti singa yang mewakili semangat baik. Dia bertarung melawan Rangda, ratu iblis yang mewakili kejahatan. Tarian ini menunjukkan pertempuran abadi antara kebaikan dan keburukan. Bagian "Keris" melibatkan penari dalam kondisi trance yang pura-pura menusukkan diri mereka dengan keris tetapi dilindungi oleh keajaiban Barong.

Legong dikenal karena gerakan jari yang rumit, gerakan kaki yang komplik, dan mata yang ekspresif. Dulu ini adalah hiburan kerajaan. Para penari biasanya gadis muda yang mengenakan emas dan sutra. Gerakan-gerakannya sangat cepat dan memerlukan bertahun-tahun latihan.

Ini adalah tarian yang langka dan mistis. Dua gadis muda yang tidak pernah dilatih dalam tarian memasuki keadaan trance. Mereka menari dalam harmoni sempurna dengan mata tertutup. Penduduk lokal percaya mereka dikuasai oleh semangat celestial (Dedari). Secara tradisional dipentaskan untuk mengusir penyakit atau semangat jahat.

Meskipun bukan "tarian" dengan tubuh manusia, ini adalah bagian penting dari seni pertunjukan Bali. Dalang memanipulasi boneka kulit di belakang layar putih dengan lampu. Dia menceritakan epos Hindu kuno dan melakukan semua suara sendiri.

Ini adalah tarian sosial yang dirancang untuk kesenangan dan flirtasi. Penari perempuan tampil dan kemudian mengundang seorang laki-laki dari penonton untuk bergabung dengannya. Diiringi oleh instrumen bambu yang disebut "Gamelan Joged Bumbung." Ini ringan dan sering lucu.

"Topeng" berarti topeng. Dalam tarian ini, penari mengenakan topeng berbeda untuk memainkan karakter berbeda—raja, menteri, atau badut. "Topeng Sidakarya" adalah versi sakral yang dipentaskan pada upacara. Untuk hiburan, "Topeng Tua" (Tari Orang Tua) sangat terkenal. Penari dengan sempurna meniru gerakan orang tua.

Awalnya, Pendet adalah tarian sakral yang dipentaskan oleh wanita untuk menyambut para dewa di candi. Hari ini, ia telah berkembang menjadi "Tari Sambutan" untuk tamu. Para penari membawa mangkuk kelopak bunga dan menyebarkannya ke penonton sebagai simbol berkah.

Baris berarti "baris" atau "formasi." Ini adalah tarian perang yang dipentaskan oleh pria. Penari bergerak dengan bahu yang kaku dan kuat tetapi tangan yang sangat dinamis. Matanya harus terbuka lebar dan ganas, mencari musuh. "Baris Tunggal" adalah pertunjukan solo yang menggambarkan seorang prajurit muda mempersiapkan diri untuk perang.

Ini adalah tarian "persahabatan" yang dipentaskan oleh sekelompok pemuda laki-laki (Kecak) dan perempuan (Janger). Mereka duduk dalam dua baris menghadap satu sama lain. Mereka menyanyikan lagu-lagu rakyat dan bergerak harmonis. Dimulai pada tahun 1930-an dan mencerminkan kegembiraan pemuda.

Gambuh adalah salah satu bentuk paling kuno dari drama tari Bali. Ini sangat formal dan klasik. Gerakan-gerakannya lambat dan anggun. Musiknya menggunakan seruling bambu panjang yang menciptakan suara yang menyeramkan. Ini adalah akar dari banyak tarian Bali lainnya. Di Pura Samuan Tiga, pertunjukan diadakan selama Piodalan (hari suci candi) atau Usaba Sambah di Pura Samuan Tiga. Jadwalnya mengikuti kalender Bali dan bervariasi setiap minggu.

Ini dikenal sebagai tarian "Burung Surga." Ini adalah kreasi modern tetapi berakar dalam tradisi. Dua penari perempuan mempertunjukkan ritual kawin Burung Cendrawasih. Kostum mereka memiliki ekor panjang yang mereka manipulasi seperti sayap.

Ini adalah "Tari Lebah." Ini adalah duet antara penari laki-laki dan perempuan. Mereka memainkan kisah cinta antara dua lebah di taman. Ini romantis, penuh flirtasi, dan sangat elegan.

Tarian ini unik karena penari melakukan pertunjukan sebagian besar dalam posisi duduk atau jongkok. "Duduk" berarti duduk. Penari menggunakan tubuh bagian atas, lengan, dan wajahnya untuk mengekspresikan musik. Ini memerlukan kekuatan inti dan keseimbangan yang luar biasa.

Ini adalah pertunjukan yang menyenangkan dan unik. Musik dibuat oleh "Genggong," alat musik tradisional seperti mulut yang terbuat dari kayu palem. Para penari berpakaian seperti katak dan meniru gerakan mereka. Ini menceritakan kisah katak yang ingin menikahi seorang putri.
Untuk memastikan Anda memiliki pengalaman terbaik, ingat kiat-kiat berikut.
Jika tariannya di dalam candi seperti Uluwatu atau Batuan, Anda harus mengenakan sarung dan selendang. Biasanya ini disediakan dengan tiket Anda. Jika tariannya di atas panggung publik seperti Istana Ubud, pakaian kasual baik-baik saja, tetapi pakaian yang sederhana selalu dihormati. Baca lebih lanjut tentang etiket candi Bali sebelum Anda pergi.
Pertunjukan populer seperti Kecak di Uluwatu menjadi sangat ramai. Jika pertunjukan dimulai pada pukul 18:00, cobalah tiba pada pukul 16:30 atau 17:00 untuk mendapatkan tempat duduk yang baik menghadap matahari terbenam.
Jangan gunakan kilatan fotografi, karena dapat mengalihkan perhatian para penari. Selain itu, jangan pernah berjalan ke area panggung saat mereka menari. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara berperilaku, lihat panduan kami tentang hukum lokal dan norma budaya di Bali.
Sebagian besar lokasi tari tersebar. Uluwatu berada di selatan, sementara Ubud berada di pusat. Transportasi umum jarang terjadi. Cara terbaik untuk berkeliling adalah menyewa motor. Ini memberi Anda kebebasan untuk pergi dari sarapan di Canggu hingga tari matahari terbenam di Uluwatu.
Jika Anda baru dalam berkendara, Anda mungkin bertanya-tanya tentang pilihan motor manual vs motor otomatis. Untuk sebagian besar wisatawan, motor otomatis seperti Honda Vario atau NMAX adalah pilihan yang paling mudah dan aman.
Bali adalah pulau yang besar dengan banyak hal untuk dilihat. Dari air terjun tersembunyi di utara hingga jalan-jalan sibuk Legian, Anda memerlukan transportasi yang andal.
Jangan biarkan masalah transportasi menghentikan Anda dari menonton tari-tarian menakjubkan ini. Baik Anda pergi ke candi-candi di Seminyak atau berkendara sejauh air terjun di Ubud, memiliki motor sendiri adalah cara terbaik untuk bepergian.
Jika Anda adalah pelancong solo, pastikan untuk membaca tips keamanan perjalanan solo kami. Dan selalu ingat untuk mengenakan helm! Kami juga memiliki panduan tentang cara menghidupkan motor tanpa kunci jika Anda menyewa motor modern.
Siap memulai petualangan budaya Anda?