scroll for more! ⟶
Cinchy Blog / Imlek di Bali: Euforia & Rekomendasi Tempat Merayakannya
Imlek di Bali: Euforia & Rekomendasi Tempat Merayakannya
Diterbitkan: 14 Feb 2026
By Syahrial Maulana Sudarto
Travel Enthusiast

Book Your Ride in Just 1 Minute!
Gratis Pembatalan
Dukungan 24/7
Asuransi
Tanggal Mulai - Tanggal Selesai
Waktu Mulai
Waktu Selesai
Durasi
0 Hari
Bali sering kali identik dengan pura yang tenang, terasering sawah yang hijau, dan ombak selancar kelas dunia.
Namun, saat kalender lunar berganti dan bulan baru pertama muncul, Pulau Dewata berubah menjadi permadani budaya yang semarak dengan sentuhan warna merah dan emas.
Merayakan Imlek di Bali menawarkan pengalaman budaya yang unik, di mana tradisi kuno berpadu harmonis dengan atmosfer tropis pulau yang magis.
Baik Anda seorang pelancong yang ingin menyaksikan sisi spiritual dari perayaan ini, atau keluarga yang mencari suasana liburan yang meriah, memahami bagaimana perayaan ini berlangsung akan membantu Anda merencanakan perjalanan yang tak terlupakan.
Apa Itu Imlek?

Imlek, yang juga dikenal sebagai Festival Musim Semi atau Tahun Baru Lunar, adalah hari raya tradisional paling penting dalam budaya Tionghoa.
Dengan sejarah lebih dari 3.500 tahun, momen ini menandai transisi dari musim dingin ke musim semi, sebuah waktu untuk kelahiran kembali dan awal yang baru.
Karena festival ini mengikuti siklus bulan, tanggalnya berubah setiap tahun, biasanya jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari.
Perayaan secara resmi berlangsung selama 15 hari, dimulai pada malam tahun baru dan mencapai puncaknya pada Festival Lampion (Cap Go Meh) di hari ke-15, yang bertepatan dengan bulan purnama pertama.
Legenda kuno menceritakan tentang monster mitologi bernama Nian yang akan meneror desa-desa setiap awal tahun.
Penduduk desa akhirnya menyadari bahwa monster tersebut takut pada suara keras, cahaya terang, dan warna merah.
Hal inilah yang melahirkan tradisi menyalakan petasan dan menghias rumah dengan ornamen merah untuk "mengusir" nasib buruk dan menyambut kemakmuran. Setiap tahun juga dikaitkan dengan salah satu dari 12 shio.
Pada tahun 2026, kita bersiap menyambut Tahun Kuda Api, tahun yang diharapkan membawa energi, semangat, dan pergerakan yang cepat.
Apakah Bali Merayakan Imlek?
Tentu saja. Meskipun Bali merupakan pulau dengan mayoritas penduduk Hindu, pulau ini memiliki sejarah panjang harmoni budaya dengan komunitas Tionghoa-Indonesia.
Perayaan Imlek di Bali dirayakan dengan sentuhan lokal yang khas. Anda akan melihat lampion merah bergoyang di samping Penjor khas Bali, dan tempat ibadah Tionghoa yang berdampingan secara terhormat di dalam kompleks pura Bali.
Pada tahun 2026, puncak perayaan jatuh pada Selasa, 17 Februari, namun kemeriahannya sudah terasa berminggu-minggu sebelumnya.
Lokasi Terbaik untuk Menikmati Suasana Imlek di Bali
Jika Anda ingin merasakan semangat festival yang autentik, berikut adalah beberapa lokasi paling ikonik untuk dikunjungi:
1. Vihara Satya Dharma (Benoa)

credit: Google Maps - Vihara Satya Dharma | Shot by Kong Hu Cu
Terletak di dekat Pelabuhan Benoa, vihara ini merupakan simbol toleransi beragama yang memukau.
Diresmikan pada tahun 2012, vihara ini melayani umat Tridharma (Buddha, Tao, dan Konghucu).
Dikenal juga dengan nama Mandarinnya, Bao An Gong (Kuil Penjaga Keamanan), tempat ini dibangun khusus untuk mendoakan keselamatan para pelaut dan nelayan.
Perhatikan halaman depan; Anda akan menemukan Pelinggih Padmasana (singgasana pemujaan Hindu Bali), yang menunjukkan rasa hormat yang mendalam antarumat beragama di pulau ini.
Vihara ini memiliki patung Dewi Kwan Im setinggi 18 meter yang megah menghadap ke laut.
Sebagian besar ukiran batu yang rumit dan ornamen naga didatangkan langsung dari Tiongkok demi menjaga autentisitasnya.
2. Vihara Dharmayana (Kuta)

credit: Google Maps - Vihara Dharmayana | Shot by Hawa Parfum
Tersembunyi di jalanan Kuta yang sibuk, Vihara Dharmayana adalah salah satu tempat ibadah Tionghoa tertua dan terpenting di Bali.
Berdiri sejak tahun 1876, vihara ini telah bertahan selama hampir 150 tahun sebagai oasis ketenangan di tengah hiruk-pikuk wisata.
Pada tahun 1982, Dalai Lama ke-14 pernah berkunjung dan bersembahyang di sini.
Vihara ini menampilkan dinding merah cerah, aksen emas, dan ruang doa utama dengan pilar-pilar besar yang dililit naga.
Di luar, di bawah pohon beringin suci, terdapat "Buddha Empat Wajah" yang dikelilingi kolam kecil tempat kura-kura berjemur.
Sangat lumrah melihat wanita Bali mengenakan kebaya dan kain tradisional saat bersembahyang di sini.
Setiap tahun, pawai Barongsai diadakan di kawasan Kuta untuk menolak bala dan energi negatif.
3. Ling Gwan Kiong (Singaraja)

credit: Google Maps - Klenteng Ling Gwan Kiong | Shot by Akin Naviya Rochana
Jika Anda menuju ke Bali Utara, Ling Gwan Kiong wajib dikunjungi. Terletak di tepi Pelabuhan Tua Buleleng, namanya berarti "Istana Mata Air Jernih".
Untuk masuk ke kuil utama, Anda harus melewati jembatan kecil di atas kolam teratai. Menurut filosofi, air berfungsi menyaring energi negatif sebelum Anda memasuki ruang suci.
Dindingnya dihiasi mural lukisan tangan yang sangat detail, menceritakan mitologi Tiongkok kuno seperti kisah San Guo (Tiga Kerajaan). Tempat ini dianggap sebagai vihara paling fotogenik di Bali.
4. Festival Cahaya Lampion

Pada tahun 2026, pusat kota akan menjadi tuan rumah kolaborasi besar antara Pemerintah Kota Denpasar dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI).
Dari tanggal 17 hingga 20 Februari, kawasan Jalan Gajah Mada akan bertransformasi menjadi area Festival Cahaya Lampion.
Lebih dari 700 lampion merah akan menyinari jalanan bersejarah. Akan ada bazar kuliner khas Tionghoa-Indonesia dan pertunjukan musik akustik di kedai kopi heritage setempat.
Acara Imlek di Bali ini juga mencakup dialog budaya yang mengeksplorasi sejarah hubungan Barongsai Tionghoa dengan Barong Bali, serta kegiatan senam bersama bertajuk "Satu Langkah Banyak Warna".
Ragam Kegiatan Saat Perayaan Imlek di Bali

Mengikuti kemeriahan Imlek di Bali melibatkan beberapa ritual tradisional yang menonjolkan kebersamaan keluarga dan keberuntungan:
1. Sembahyang dan Ritual Leluhur
Umat melakukan sembahyang di altar rumah atau vihara untuk menghormati leluhur dan memohon berkah untuk tahun yang baru.
2. Makan Malam Bersama
Pada malam sebelum Imlek, keluarga berkumpul untuk perjamuan besar. Menu wajibnya meliputi ikan utuh (simbol kelimpahan), mi panjang umur, dan Kue Keranjang.
Jika Anda berencana makan malam di luar, berikut adalah rekomendasi restoran chinese food dari kami:
8 Restoran Cina di Seminyak yang Wajib Dicoba
3. Membagikan Angpao
Ini adalah tradisi yang paling disukai generasi muda. Pasangan yang sudah menikah memberikan amplop merah berisi uang kepada anak-anak dan kerabat yang belum menikah sebagai simbol keberuntungan dan perlindungan.
4. Menyaksikan Barongsai & Liong
Tarian Singa (Barongsai) dan Naga (Liong) dilakukan untuk membawa keberuntungan. Anda bisa menyaksikan pertunjukan ini di pusat perbelanjaan, vihara, dan lapangan umum di seluruh pulau.
5. Berbelanja Pakaian Baru
Mengenakan pakaian baru melambangkan awal yang baru. Banyak mall di Bali menawarkan koleksi bertema khusus jika Anda ingin membeli pakaian pesta selama menginap.
Sedang mencari tempat belanja di Bali? Cek rekomendasi kami di sini:
15 Tempat Belanja di Canggu Bali Paling Recommended
9 Tempat Belanja di Sanur yang Wajib Dikunjungi
11 Tempat Belanja di Seminyak Bali Terbaik untuk Dituju
8 Pilihan Mall Dekat Bandara Ngurah Rai, Bali
Tips Wisata Saat Imlek di Bali
Agar liburan Anda tetap nyaman dan santun, perhatikan tips berikut:
Pahami Konteks Budaya: Meskipun Bali sangat terbuka, perayaan ini bersifat religius. Saat mengunjungi vihara, gunakan pakaian yang sopan, hindari menyela umat yang sedang berdoa, dan jaga ketenangan suara Anda.
Hormati Simbol Budaya: Saat menonton Barongsai, jangan menghalangi jalur pemain atau menyentuh kostum tanpa izin.
Etika Bertamu: Jika diundang ke rumah warga lokal, sangat sopan untuk membawa buah jeruk mandarin (simbol kemakmuran). Hindari memberi hadiah berwarna hitam atau putih polos karena identik dengan duka cita.
Cek Aturan Petasan: Meskipun petasan adalah tradisi, penggunaannya diatur di beberapa area demi keamanan. Ikuti selalu panduan dari pihak hotel atau desa setempat.
Jelajahi Menu Spesial: Banyak hotel dan restoran menawarkan Yee Sang (salad kemakmuran) atau paket buffet spesial. Sebaiknya cek media sosial mereka lebih awal untuk reservasi meja.
Karena Imlek di Bali merupakan musim liburan puncak (peak season), akomodasi biasanya cepat penuh. Kawasan seperti Seminyak, Kuta, dan Ubud akan sangat ramai.
Untuk menghindari stres akibat urusan logistik yang mendadak, sangat disarankan untuk memesan hotel dan transportasi setidaknya 2 hingga 4 minggu sebelumnya.
Untuk kebutuhan transportasi, Cinchy adalah solusinya.

Explore Bali with scooter
Menembus kemacetan di Kuta atau berkendara menuju Singaraja jauh lebih mudah menggunakan motor.
Cinchy menawarkan pengalaman sewa yang mulus sehingga Anda bisa fokus menikmati perayaan tanpa pusing memikirkan logistik.
Mengapa memilih Cinchy untuk petualangan Anda di Bali?
Motor Terawat dan Aman: Kami sangat serius menjaga keselamatan Anda. Setiap unit motor di armada kami dalam kondisi prima dan mendapatkan servis profesional secara rutin.
Harga Kompetitif dan Fleksibel: Baik Anda butuh motor untuk harian atau liburan panjang selama sebulan, kami menawarkan tarif ramah anggaran.
Layanan Support 24/7: Ada pertanyaan atau butuh bantuan mendadak? Tim kami siap membantu kapan pun Anda butuhkan.
Kemudahan Maksimal: Lupakan repotnya mencari tempat rental. Kami menyediakan layanan antar-jemput gratis untuk area perkotaan utama. Kami bisa mengantarkan motor langsung ke penginapan Anda di Seminyak atau menemui Anda segera setelah mendarat di Bandara Ngurah Rai.
Proses sewa di Cinchy sangat praktis. Anda hanya perlu menunjukkan KTP, SIM C, tiket pesawat pulang-pergi, dan bukti booking hotel.
Untuk keamanan Anda, pilih asuransi perlindungan yang sesuai dengan kenyamanan Anda:
Basic Coverage: Mencakup perbaikan untuk kerusakan di atas 2 juta Rupiah (penyewa bertanggung jawab atas 2 juta pertama). Tidak mencakup kehilangan.
Full Coverage: Cara terbaik untuk bepergian tanpa beban! Pilihan ini tidak memiliki biaya tanggungan untuk lecet, kerusakan akibat kecelakaan, hingga kehilangan. (Harap dicatat: Asuransi tidak mencakup kerusakan ban, aki tekor karena kelalaian, atau cedera pribadi).
Jangan biarkan kendala transportasi merusak semangat liburan Anda. Amankan kendaraan Anda di Cinchy hari ini dan nikmati kebebasan menjelajahi indahnya tradisi tahun baru lunar di Bali.
Klik di sini untuk reservasi motor Cinchy dan mulai petualangan Anda!
